KINI cukup dengan modal 150ribu anda bisa jadi agen tiket pesawat murah seumur hidup. Info Hubungi Admin di WA 087772503233 / 57EE580C
Daftar Agen Terbaru : Primax Travel (Kolaka), Zerupa Travel (Sorong), Ririn Tiket Pesawat (Balikpapan), Doctor Travel ( Makassar), Bidik Banten Travel (Cilegon), Nita Cahya Travel (Bekasi), Timika Sale & Travel (Timika) , Sugi Travelling (Kalianda), FIFA Tour n Travel (Pasaman), Rodex Travel (Sampang), Clara Travel (Bandung), Zahra Tour & Travel (Makassar), Amor Ticket (Bekasi),Kayla Travel (Balige Sumut) , Nababan Travel (Medan) , Cecilia Travel (Lhokseumawe), LAM MORA TRAVEL (Jakarta) , Yandsa Travel (Bukit Tinggi)

IbenTravel.Com

Distributor & Platinum Agen Arena Tiket Indonesia
Cabang Cilegon - Banten
==============================

Kantor Pusat :
PT. Arena Tiket Indonesia

Jl. Kantil Sono Blotan RT.006, RW.042, Wedomartani, Ngemplak, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta
Akta Notaris No. : 87, Tanggal : 18 November 2013
Daftar Perusahaan No. : AHU-0125170.AH.01.09 Tahun 2013
SIUP No. : 503/010333/Mkr/V/2014
TDP No. : 120215202007
NPWP No. : 66.589.515.7-542.000

Selasa, 29 November 2016

Wi-fi Murah di Bandara Soetta Ngebut 100 Mbps

Jakarta - Mengakses internet di Bandara Soekarno-Hatta kian mudah karena banyak titik Wi-fi baru yang dibangun. Selain koneksinya ngebut 100 Mbps, harganya pun lebih murah dibanding warnet.

Setelah sebelumnya di Terminal 3 difasilitasi oleh internet dengan kecepatan 50 Mbps, kini di Terminal 1 dan 2 akan ditambah sembilan titik Wi-fi.id dengan koneksi internet cepat hingga 100 Mbps.

Menurut Direktur Utama PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin, jika sebelumnya yang bisa mengakses Wi-fi hanya calon penumpang di dalam gedung terminal, sekarang semua pengguna jasa bandara yang bukan penumpang pesawat juga dapat menggunakan layanan ini.

"Jadi penjemput, pengunjung bandara yang tidak masuk ke dalam terminal dan butuh internet, bisa pakai fasilitas Wi-fi corner ini. Kami kerja sama dengan Telkom, membuat 17 venue Wi-fi corner di area terminal dan sekitarnya," ujarnya kepada detikINET, Kamis (24/11/2016).

Belasan venue Wi-fi corner terbagi menjadi sembilan venue di Terminal 1 dan 2, enam venue di area kargo serta perkantoran Bandara Soekarno-Hatta, dan di area community center yang berada di gedung serba guna PT Angkasa Pura II.

Kecepatan internet yang dapat dijangkau oleh pengguna melalui Wi-fi corner ini mencapai 100 Mbps. Untuk dapat mengakses internet di Wi-fi corner, pengguna jasa bandara perlu melakukan registrasi dengan mengirim SMS ke 98108, lalu ketik net (spasi) 5000 atau membeli voucher di booth yang tersedia seharga Rp 5.000.

"Kalau registrasi pakai SMS, dapat internet enam jam. Kalau beli voucher-nya, bisa sampai 12 jam dengan tarif Rp 5.000. Dibandingkan dengan tarif di warnet, cukup menarik buat pengguna. Internet enam dan 12 jam ini tanpa batasan kuota atau unlimited," tutur Awaluddin.

Ke depan, kawasan Bandara Soekarno-Hatta akan mengintegrasikan kualitas internetnya dan membuat semua proses bisnis mengarah ke model digital. Sebutan Bandara Soekarno-Hatta juga akan diperkenalkan sebagai Soekarno-Hatta Digital Aeroplex.

"Kami bakal launching aplikasi bernama Indonesia Airports. Nanti, dari aplikasi itu, bisa untuk ambil antrean taksi, dapat notifikasi status penerbangan, tracking posisi pesawat, shuttle bus, mobil penjemput, dan fitur lain yang masih dalam tahap pengembangan," kata dia.

Jumat, 18 November 2016

Menhub: Bandara Gading Akan Direvitalisasi untuk Dukung Pariwisata Gunungkidul

Jakarta - Pemerintah serius menangkap potensi pariwisata Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi bahkan mewacanakan revitalisasi Bandara Gading Gunungkidul untuk mendukung potensi pariwisata daerah tersebut.
"Aktivitas pariwisata di Gunungkidul dibangun, ada Bandara Gading di sana. Semula akan dipakai AU. Mungkin ini menjadi cikal bakal bandara Gunungkidul sendiri," ujar Budi.

Hal ini disampaikan Budi dalam sambutannya di acara Seminar Nasional Pengembangan Industri Pariwisata Gunungkidul di Hotel Ambarrukmo, Sleman, Jumat (18/11/2016).

Budi menjelaskan, bandara tersebut kini terbengkalai. Pihaknya akan menggandeng Pemkab Gunungkidul untuk melakukan inventaris terkait rencana tersebut.

"Kita akan merevitalisasi. Dalam waktu 1 tahun bisa operasi," tuturnya.

Budi belum bisa memperkirakan bandara itu akan bisa menampung seberapa banyak pesawat dan penumpang. Namun, kata Budi, setidaknya akan ada 10 apron di sana nantinya.

Untuk sementara, direncanakan bandara itu akan menampung pesawat jet pribadi dan pesawat jenis ATR.

"Dengan ATR, kalau ada wisatawan yang mau langsung (ke Gunungkidul), bisa langsung. Tidak usah ke Kulon Progo (New Yogyakarta International Airport)," ujar Budi. (sip/dna)

Jumat, 28 Oktober 2016

Juni 2017, Garuda Terbang ke Langit Los Angeles

Labuan Bajo - Lembaga penerangan asal Amerika Serikat (AS), Federal Aviation Administration (FAA) Agustus lalu menyatakan Indonesia telah memenuhi standar keselamatan dan keamanan penerbangan. Peringkat penerbangan Indonesia naik menjadi peringkat 1, dengan demikian maskapai Indonesia bisa terbang ke Amerika Serikat (AS).

PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) sebagai salah satu maskapai nasional berminat untuk membuka rute penerbangan Jakarta-Los Angeles. Pelayanan rute penerbangan tersebut ditargetkan terjadi di Juni 2017.

"Saya target sih harusnya summer (pertengahan) tahun depan sudah bisa masuk," jelas Direktur Utama Garuda, Arif Wibowo, di The Jayakarta Suites, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat (28/10/2016).

Penerbangan Jakarta-Los Angeles akan dilayani melalui Jepang alias transit. Garuda Indonesia akan melayani penerbangan ke Los Angeles dengan transit di Narita, Jepang.

Garuda Indonesia hanya tinggal menunggu kesepakatan dari Pemerintah Jepang untuk bisa mendaratkan pesawatnya di Narita tiga kali seminggu.

"Via Narita karena sudah punya freedom traffic right di Narita itu dua kali seminggu tapi kita butuh minimal tiga kali seminggu. Ini masih dalam proses negosiasi dengan pemerintah Jepang," ujar Arif.

Arig menambahkan, negosiasi dengan Pemerintah Jepang juga dibantu oleh Kementerian Perhubungan dan Kementerian Luar Negeri.

"Negosiasi dengan Jepang dibantu oleh Kementerian Perhubungan dan Kementerian Luar Negeri koordinasi dengan pemerintah Jepang," tutup Arif. (ang/ang)

Garuda Lirik Penerbangan ke Chengdu dan India

Labuan Bajo - PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) berencana menambah rute penerbangan internasionalnya ke Chengdu, China dan India. Penerbangan ke dua negara tersebut akan direalisasikan tahun depan.

Penerbangan ke Chengdu akan diterbangkan dari Bandara Internasional Ngurah Rai di Bali dan langsung ke Chengdu di China.

"Kemudian internasional tahun depan akan memperkuat beberapa wilayah untuk di Chengdu (China). Chengdu Januari direct dari Bali ke Chengdu," terang Direktur Utama Garuda Indonesia Arif Wibowo di The Jayakarta Suites, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat (28/10/2016).

Selanjutnya, peberbangan internasional lainnya ke Mumbai di India. Penerbangan dari Indonesia menuju Mumbai akan singgah atau transit di Bangkok.

"India via Bangkok, karena untuk tahap pertama sebenarnya Desember ini kita mulai, tapi kita anggap menambah kapasitas di tahun depan," kata Arif.

Jika permintaan penerbangan ke Mumbai terus tumbuh, maskapai pelat merah itu akan melakukan penerbangan langsung menggunakan pesawat Airbus.

"Masih pakai Boeing 737 dulu makanya via Bangkok. Setelah itu pasarnya kuat kita masuk dengan Airbus," ujar Arif.

"Ini mendukung juga program pemerintah memperkuat source tourism internasional," tutup Arif. (ang/ang)

Tahun Depan Garuda Indonesia Tambah 9 Pesawat

Labuan Bajo - PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) akan membeli 9 pesawat baru. Pembelian pesawat tersebut terdiri dari 5 pesawat untuk anak usahanya, Citilink, dan 4 pesawat untuk Garuda.

Empat pesawat yang akan digunakan untuk operasional Garuda, terdiri dari satu Boeing 737 Max dan 3 pesawat berbadan kecil jenis ATR.

"Kita mau tambah 9 pesawat, 5 Citilink dan 4 Garuda. Garuda tambah Boeing 737 Max dan 3 ATR," jelas Direktur Utama Garuda Indonesia Arif Wibowo di The Jayakarta Suites, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat (28/10/2016).

Empat pesawat baru maskapai nasional itu akan digunakan untuk menambah frekuensi penerbangan ke kota-kota dengan tujuan favorit. Permintaan penerbangan ke daerah Jawa dan Sumatera masih terus tumbuh setiap tahunnya.

"Garuda kita menambah frekuensi beberapa titik, terutama yang wilayah-wilayah yang high. Kemudian 5 kota besar Jakarta ke Medan, Semarang, Surabaya, Medan, Makassar," tutur Arif.

Sedangkan, penambahan 5 maskapai baru untuk Citilink untuk menambah rute penerbangan di Indonesia bagian timur. Tahun depan, Citilink akan menambah rute baru yaitu ke Papua.

"Citilink mulai masuk ke wilayah-wilayah timur, jadi penambahan kalau nggak salah Citilink masuk ke Papua juga sama penguatan di Sulawesi karena selama ini dominan di barat," ujar Arif. (ang/ang)

Jumat, 07 Oktober 2016

Koneksi WiFi di Terminal 3 Diklaim Tembus 50 Mbps

Jakarta - PT Angkasa Pura II (Persero) mempercepat koneksi WiFi di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta yang diklaim sekarang mencapai 50 Mbps untuk peningkatan pelayanan kepada penumpang pesawat.

Melalui penambahan kecepatan koneksi WiFi itu, Terminal 3 diklaim termasuk salah satu terminal penumpang pesawat dengan koneksi WiFi tercepat di dunia. Sebagai gambaran, Don Mueang International Airport yang dinilai sebagai bandara dengan koneksi WiFi tercepat di dunia memiliki rata-rata kecepatan download 44,22 Mbps dan upload 42,28 Mbps.

Dengan kecepatan mencapai 50 Mbps, penumpang di Terminal 3 dikatakan dapat sangat cepat browsing, terhubung dengan media sosial, menerima dan mengirim email dengan file ukuran besar seperti foto dan video, main game online dengan lancar, hingga streaming saluran TV High Definition serta Film & TV HD.

Sementara business travellers dapat memanfaatkan akses WiFi gratis ini untuk meeting online melalui Voice over Internet Protocol (VoIP). Sebagai informasi, dengan bandwith 50 Mbps Terminal 3 untuk penerbangan domestik saat ini mengoperasikan 100 access point di mana nantinya untuk area penerbangan internasional juga akan dioperasikan 100 access point.

Saat ini seluruh 13 bandara di bawah PT Angkasa Pura II (Persero) mengoperasikan sebanyak 464 access point yang ke depannya akan ditambah menjadi total 1.000 access point.

"Kami bersinergi dengan Telkom dalam menghadirkan koneksi WiFi berkecepatan tinggi ini. Cukup banyak yang dapat dilakukan oleh penumpang pesawat dengan gadget yang terkoneksi WiFi berkecepatan 50 Mbps sehingga membuat waktu menunggu keberangkatan menjadi menyenangkan." kata President Director PT Angkasa Pura II (Persero) Muhammad Awaluddin dalam keterangannya.

"Saat ini kecepatan koneksi WiFi di seluruh bandara AP II rata-rata 20 Mbps yang ke depannya juga akan ditambah menjadi 50 Mbps, di mana yang dalam waktu dekat adalah Bandara Internasional Kualanamu. Peningkatan kecepatan koneksi WiFi juga merupakan salah satu langkah awal kami dalam mengembangkan aspek teknologi informasi dan komunikasi di bandara-bandara AP II dalam program Airport Go Digital," tambah dia.

Untuk akses layanan WiFi berkecepatan tinggi ini penumpang pesawat Terminal 3 dapat memasukkan nomor telepon genggam di setiap sesi koneksi guna terhubung gratis selama 15 menit. Bagi yang butuh koneksi lebih lama dapat memilih koneksi berbayar dengan tarif Rp 5.000,- untuk 1 jam, lalu Rp 20.000,- untuk 6 jam, dan Rp 50.000,- untuk 24 jam.

Layanan WiFi dinilai merupakan salah satu kebutuhan paling utama bagi penumpang pesawat ketika berada di bandara. Sejalan dengan hal tersebut, Skytrax juga menilai layanan WiFi dari tiga aspek yakni kemudahan akses, durasi bebas biaya, dan kecepatan koneksi, dalam menentukan rating dari suatu bandara.

Di samping meningkatkan layanan WiFi, sebagai bagian dari kampanye program Airport Go Digitial, AP II saat ini juga tengah mengembangkan platform smart airport mobile application yakni aplikasi smartphone yang dapat mempermudah penumpang memanfaatkan atau menggunakan fasilitas-fasilitas di seluruh bandara yang dikelola perusahaan.

Melalui peningkatan layanan WiFi dan smart airport application, PT Angkasa Pura II (Persero) menargetkan Bandara Internasional Soekarno-Hatta dapat meraih rating Bintang 5 versi Skytrax dari saat ini Bintang 3.

Jumat, 16 September 2016

Jangan Posting Foto Boarding Pass di Medsos, Pokoknya Jangan!

Sydney - Pernah ramai imbauan jangan posting foto boarding pass pesawat di medsos, untuk keamanan data pribadi. Penelitian terbaru menunjukan ada lagi potensi ancaman yang lebih besar.

Sebelumnya orang sering memposting foto boarding pass apa adanya, entah pamer atau tidak tahu risikonya. Kemudian ramai di medsos imbauan untuk menutup informasi pribadi seperti nama dan jadwal penerbangan.

Ramai di medsos tempo hari itu memberikan kesimpulan untuk traveler jangan memposting boarding pass di medsos. Kalau pun diposting, tutupi bagian informasi pribadi.

Nah, pakar traveling penerbangan dari iflyflat.com.au, Steve Hui, mengungkapkan penelitian terbaru dia kepada media News.com Australia. Seperti dilihat detikTravel, Jumat (17/6/2016) kebiasaan memposting foto boarding pass di medsos tetap menyimpan risiko meskipun nama penumpang dan informasi penerbangan sudah ditutup pakai jari atau di-blur.

Bagaimana bisa? Ternyata, semua tulisan dalam boarding pass termasuk kode angka dan huruf yang kita kira random, bisa dilacak secara virtual. Banyak traveler tidak sadar, kode booking tiket muncul di boarding pass.

Jika kode booking itu disalin dan dimasukan ke situs maskapai, terbukalah semua identitas si penumpang. Hal itu mencakup identitas, rencana perjalanan dan 4 digit kartu kredit yang pernah digunakan!

Penelitian Steve Hui melacak lebih jauh lagi. Dia meminta traveler hati-hati dengan barcode di boarding pass yang muncul dalam postingan foto medsos. Kalau berpikir barcode itu cuma bisa dibaca alat scanner petugas di bandara, Anda salah besar!

Pelaku cyber crime memiliki free online barcode reader. Tinggal mencomot gambar boarding pass Anda dari foto medsos, masukan ke alat baca barcode yang tersedia online dan gratisan. Maka akan muncul semua data confidensial si penumpang, mulai dari nama penumpang, nomor penerbangan, rute, kode booking, sampai nomer frequent flyer.

Apa kesimpulan dari penelitian Steve Hui? Dia mengatakan kalau mau pamer foto sedang traveling naik pesawat, mending pamer foto di lounge bandara atau foto narsis di kabin pesawat.

Jangan pernah memposting foto boarding pass di medsos dengan cara apapun dan gaya apapun. Pokoknya jangan!

Terima Kasih Telah Berkunjung ke Ibentravel.com